Parameter keberhasilan mendidik masih didominasi oleh hal yang berbau duniawi. Kalau pun berbau ukhrawi (seperti hafalan quran), masih harus ditelisik lagi niatnya, apakah agar nanti dianggap hebat punya anak hafidz, kemudian dipuji sebagai ortu yang anaknya hafidz? A'udzubillah.
PR besar untuk saya yang diamanahkan menjaga fitrah Islam anak-anak.